Lirik Lagu Indonesia Terbaru, Lyric Lagu

    » arrow Lirik J arrow Jikustik arrow Jikustik - Siang

Lirik Lagu Jikustik - Siang  Lirik Lagu Indonesia Terbaru, Lyric Lagu Indonesia

Download Mozilla FireFox for Best View, Lirik Lagu, Free Lyric on RizkyOnline




Kategori Lirik lagu Indonesia dan Melayu 
0 - 9  A  B  C  D  E  F  G  H  I  J  K  L M  N  O  P  Q  R  S  T  U  V  W  X  Y  Z
Categories West Song Lyric
A  B  C  D  E  F  G  H  I  J  K  L  M  N  O  P  Q  R  S  T  U  V  W  X  Y  Z

Search Lirik Lagu/Song Lyric/Artist/Chord

Music Blogs

Music
Top Blogs
Music blogs
Link To Us

Copy paste this HTML code into your Website/Blog

Copy paste code HTML ini di Blog/ Website kamu
Press CTRL + A and Copy the Text
HOME » arrow Lirik J arrow Jikustik arrow Jikustik - Siang
 
Jikustik - Siang Print
User Rating: / 0
PoorBest 
Artist : Jikustik
Lirik Lagu : Jikustik - Siang

 Image

Puisi

aku yang pernah, engkau kuatkan
aku yang pernah, kau bangkitkan
aku yang pernah, kau beri rasa

saat ku terjaga
hinggaku terlelap nanti
selama itu, aku akan...
selalu, mengingatmu...

reff:
kapan lagi kutulis untukmu
tulisan-tulisan indahku yang dulu
pernah warnai dunia
puisi terindahku hanya untukmu

mungkinkah kau-kan kembali lagi
menemaniku menulis lagi
kita arungi bersama
puisi terindahku hanya untukmu...

by:rizky

download lagunya disini

Jikustik - Lanjutkan Hidupmu

Lagu keyen nih... gw kasih 3 bintang...

 ImageImageImageImage



saat malam tak lagi purnama
saat bintang tak lagi berdansa
sambil kau hapuskan air mata
kau beranikan diri berkata

reff:
lanjutkan hidupmu tanpa diriku
sudah ku temukan jantung hatiku
yg sudah terjadi harus terjadi
tapi tak denganmu ku bagi hati

(sampai kapan) sampai kapan ku bisa bertahan
dari dingin dan derasnya hujan
mungkin malam kembali purnama
mungkin bintang kembali berdansa

repeat reff


 Dimana Kau Ada

Sekarang kau hilang tanpa jejak
Tak tahu dimana kau berpijak
Akankah kau masih ingat padaku
Lelaki yang selalu menunggumu

Hujan pun turun tanpa ampun
Usap kenangan yang tersusun
Apakah kau akan kembali padaku
Lelaki yang pernah sakitimu

Langit takkan bisa tunjukkan
Dimana hatiku
Dimana kau ada
Mungkinkah dia kesepian
Terperangkap malam
Dimana kau ada


Memilih Dia

Telah lama aku disini
Telah lama tambatkan hati
Berharap menjadi milikmu

Di antara berjuta bintang
Yang menyinari isi hati
Engkaulah yang paling bersinar

Tapi apa yang kudapatkan
Sia-sia ada di sini
Tak jua dapat kupastikan
Engkau milikku

Sebenarnya bila kau tahu
Mengapa ku ada di sini
Tentu saja tak engkau lakukan
Memilih dia

 

 



Belum Menyerah

Menunggu di sudut malam
Setelah habis penghujan
Biasanya dia lewati
Jalan yang kupijak ini

Berkatalah langit malam
Pada sekumpulan bintang
Lihatlah dia di sana
Menunggu yang tak pernah ada
Seberapa lamakah sampai dia terluka

Kucoba yakinkan dunia
Belum menyerah untuknya
Ku menunggu sampai dia temukanku

Bila sampai waktu tiba
Ku akan berikan dia
Kuntum bunga yang tak pernah diminta

Semua kumbang pun berkata
Penantianmu sia-sia
Hentikanlah semuanya
Sebelum engkau terluka

Mungkin aku ditakdirkan
Sebagai pejuang penantian
Aku kan tetap menunggu
Sampai waktu membunuhku
Seberapa lamakah sampai dia pun tiba

 


 Bunga Tolong Dengarkan

Bunga tolong dengarkan sebentar saja
Aku takkan banyak bicara
Tak ingin ku melihatmu kering dan layu
Biarlah kau tetap di situ

Di taman yang kan berimu kehidupan
Dan menjadikanmu bahagia
Dari keindahan dunia dan sekitar
Tapi bukan milikku seorang

Bunga tolong mengerti
Isi hatiku ini
Aku tak sanggup memetikmu
Bunga dengarkan aku
Bahagialah di situ
Kan ku ingat selalu wangimu

 



Semua Terjadi (Karena Alasan)

Malam kemarin bersabit lagi
Aku teringat engkau di sini
Sisi lemahku bertanya lagi
Kabar darimu baikkah itu

Semoga hidup makin memberi makna
Untukmu dan untukku

Semua terjadi karna alasan
Tak ada yang bisa jelaskan
Mengapa aku tak dapat melupakanmu
Semua terjadi karena alasan

Langit semalam menangis lagi
Bulan bersedih mengurung diri
Tahukah kawan nafasku ini
Ikut kau bawa saat kau pergi

Semoga hidup makin memberi makna
Untukmu dan untukku

 

 




Bukan Akhir Dunia

Lebih mudah pergi daripada ditinggalkan
Lebih baik menangis dan lalu melupakan
Aku akan membenarkan semua kesalahkan
Daripada menyalahkan satu kebenaran

Percayalah bahwa hidup ini pun berjalan
Seperti mata rantai yang berkaitan

Kadang kita terluka merasa tak bermakna
Tapi itu bukan akhir dunia
Kita pernah merasa kalah oleh asmara
Tapi itu bukan akhir dunia

Mata bisa dibutakan oleh kegelapan
Kilau terang pun menusuk mata membutakan
Gelap terang itu hanyalah cara memandang
Melihatlah dengan hati dan kau ditenangkan

 

 


Kau Tak Datang

Ingat-ingatlah dulu
Kau mintaku menunggu
Kau meminta hatiku
Tak jatuh kau pada yang lain
Forever

Ku percaya padamu
Kan selamatkan aku
Membuat aku merasa
Berarti di dalam hidupku
Together

Di sini aku menghitung habis putaran waktu
Di sini aku menunggumu kan menjemputku
Mestinya kau datang
Tapi kau tak datang

 

 




Mentari Dikalahkan Malam

Simpan sedihmu
Pendam yang dalam
Jalani hidup seperti kemarin
Sebelum hatimu labuhkan aku
Sebelum mentari dikalahkan malam
Dikalahkan malam

Di dunia ini
Ada hak yang harus kaurelakan
Dan kali ini kau harus merelakan aku
Usah berpikir
Bertarung melawan takdir

Simpan sedihmu
Pendam yang dalam
Jalani hidup seperti kemarin
Sebelum hatimu labuhkan aku
Sebelum mentari dikalahkan malam
Dikalahkan malam

Aku percaya
Ada kekuatan maha dahsyat
Yang nanti akan
Pertemukan garis perjodohan

 

 

 


Like This Lyric Jikustik - Siang ? Copy and paste this lyric into your Blog, Myspace, Facebook or Friendster - copy paste code html di bawah ini

;

If you find Bad Link or wrong Lyric, Please let us know, click here to report bad/ wrong Lyric


Help us to Collect More Lyric From You, Click Here For Submit Your Lyric

Banner